Di Musrenbang Ketapang, Kepala Bappeda Litbang Singgung Potensi Kota Probolinggo sebagai Pusat Logistik

KADEMANGAN-Musrenbang Kelurahan Kota Probolinggo memasuki hari ke-2. Kali ini Kelurahan Ketapang dan Kademangan menjadi tuan rumah untuk diskusi tahunan di wilayah masing-masing tersebut.

Kepala Bappeda Litbang Diah Sajekti Widowati Sigit yang hadir di Kelurahan Ketapang mengatakan, Musrenbang merupakan kegiatan wajib yang menjadi amanat undang-undang. “Memang sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mengusulkan setiap agenda yang akan kita kerjakan,” jelasnya di hadapan para Ketua RT-RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama di kelurahan setempat.

Diah menyebut bahwa Pemerintah Pusat tidak hanya memberikan anggaran saja, namun juga melihat rencana kegiatan di daerah. “Saat ini ada kamus usulan yang isinya telah disinkronkan dengan prioritas program di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Ini merupakan bagian dari upaya merencanakan pembangunan baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang,” jelasnya.

Mantan Analis Keuangan Pusat dan Daerah ini juga menyinggung perihal proses pembuatan dokumen perencanaan jangka panjang yang baru. “Di tahun 2025 kita akan memasuki era rencana jangka panjang baru. Di era baru ini kita akan mengedepankan Kota Probolinggo sebagai kota logistik yang tangguh dan berkelanjutan. Logistik ini mencakup jasa, perdagangan, dan transit. Selain itu, ada tiga sektor perekonomian unggulan Kota Probolinggo yang akan semakin maksimal. Dalam hal ini transportasi, dan pergudangan serta industri pengolahan,” tuturnya.

Sebagai informasi, gagasan Probolinggo sebagai kota logistik mencakup optimalisasi sistem angkutan barang di kawasan perkotaan yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial. Konsep ini mencakup pengembangan kawasan pergudangan, industri dan transportasi sekaligus.

Karenanya, Diah pun berharap proses Musrenbang ini dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Probolinggo ke depannya.

Sementara itu di sesi siang, Musrenbang dilaksanakan di Kelurahan Kademangan. Hadir membuka acara, Sekretaris Bappeda Litbang, Whestia Kristiantin. Dalam sambutannya Whestia menyinggung pentingnya proses Musrenbang untuk mengumpulkan usulan dari masyarakat. “Tema pembangunan tahun 2025 adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian daerah melalui peguatan ekonomi inklusif yang didukung pemenuhan infrastruktur. Karena itu program di kelurahan harus disinkronkan dengan program prioritas di tingkat kota,” jelasnya (nam/ril