Kepala Bappeda Litbang Berpesan, Usulan Musrenbang Dibuat Lebih Detail

KEDOPOK – “Masyarakat harus menjadi subjek pembangunan, tidak hanya objek pembangunan,” ungkap Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Diah Sajekti Widowati Sigit dalam Musrenbang di Kelurahan Jrebeng Wetan (17/1).

Termasuk masyarakat Kelurahan Jrebeng Wetan, yang menurut Diah posisinya sangat strategis dan berada di salah satu jalan utama. Posisi ini menurutnya bisa menjadi potensi di mana warga memiliki kesempatan luas dalam bidang perdagangan. “Di Jalan Mastrip ini perkembangannya sangat pesat dalam perdagangan, sangat mendukung sekali dalam pengembangan ekonomi. Di ujung utara Jalan Mastrip, yang nanti insyaallah akan diresmikan Bapak Wali Kota di sebelah barat Gladak Serang. Ini bisa menjadi pusat perdagangan. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan ini butuh rencana,” jelasnya.

Karena itu Diah pun meminta usulan yang masuk di proses pra-Musrenbang Kelurahan Jrebeng Wetan bisa dibahas detail kembali manakala ada yang ketinggalan. “Harapannya sih sudah final pada hari ini baik pada bidang infrastruktur maupun PPM Kesra. Memang yang penting dalam pembangunan tidak hanya pembangunan fisik saja, atau infrastrukturnya. Namun juga pembangunan suprastrukturnya. Karena memang harapannya fisik itu adalah bagian dari pendukung, utamanya adalah pembangunan nonfisik utamaya SDM,” jelasnya.

Diah pun menyebut jika saat ini Pemkot Probolinggo sedang merencanakan pembangunan 2025-2045. “Kita juga sedang merencanakan pembangunan Kota Probolinggo 20 tahun ke depan. Kajian secara teori sudah selesai kita lakukan,” ujarnya.

Diah pun menyebut jika rencana pembangunan 20 tahun sebelumnya, sudah dilaksanakan dengan baik. Karena itu, kategori yang didapat Kota Probolinggo dalam hal perencanaan, bernilai sangat tinggi. “20 tahun mendatang, kita mengupayakan Kota Probolinggo sebagai kota logistik yang maju, tangguh dan berkelanjutan. Ini adalah rencana jangka panjang yang harus dilakukan berdasarkan visi dan misi. Kita memiliki potensi di pelabuhan, jadi harapannya menjadi pelabuhan pengumpul sehingga bisa menjadi penopang Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya,” tuturnya.

Sebelum Musrenbang Jrebeng Wetan, dilaksanakan pula Musrenbang Curahgrinting yang juga dihadiri oleh kepala Bappeda Litbang, bersama Camat Kanigaran dan Lurah Curahgrinting. (yud/nam)

Editor: Rifqi Riva Amalia