Blog

LANGKAH OPTIMALISASI MEWUJUDKAN KOTA PROBOLINGGO SEBAGAI SMART CITY

Artikel Perencanaan
Konsep kota cerdas dimulai dari  berkembangnya secara bertahap beberapa kota cerdas didunia seperti Istambul, Turki ke Malta (laut tengah), Stockholm (Swedia), Gujarat (India), Kucing (Malaisya). Kemudian kota cerdas ini menyebar dan berkembang ke beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya dan Banyuwangi.  Diberitakan dalam Kompas.com bahwa pada tahun 2015 predikat Juara I untuk kategori kota berpenduduk di atas 1 juta jiwa diraih oleh Kota Surabaya Jawa Timur. Kemudian Juara II adalah Kota Tangerang Banten. Juara III diraih Kota Bandung Jawa Barat, kemudian Juara IV adalah Kota Depok Jawa Barat, dan Juara V adalah Kota Semarang Jawa Tengah.  Sedangkan Anugerah Kota Cerdas 2015 kategori kota berpenduduk 200.000 hingga 1 juta jiwa, Juara I disabet oleh Kota Yogyakarta DIY. Juara II diraih Kota Balikpapan Kalimantan Timur, Juara II Kota Surakarta…
Read More

Akhir Maret, LKPJ Ditunggu DPRD

Berita
Salah satu permasalahan pembangunan di perkotaan adalah munculnya arus urbanisasi yang semakin deras diakibatkan ketimpangan laju pembangunan di kota dibandingkan di desa. Hal ini ditunjukkan dengan kondisi sosial demografis di kawasan kumuh, seperti kepadatan penduduk yang tinggi, kondisi lingkungan yang tidak layak huni dan tidak memenuhi syarat serta minimnya fasilitas umum dan fasilitas sosial berupa fasilitas pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana sosial budaya. Oleh karena itu, pada pagi ini (13/01), bidang fisik dan sarana prasarana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Probolinggo mengadakan Rapat Pemaparan Kondisi Kawasan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Probolinggo. Rapat yang diadakan di Sabha Bina Praja, dihadiri langsung oleh Walikota Probolinggo. Tujuan diadakannya rapat ini adalah untuk menyusun perancangan aksi yang mengacu pada RP2KP dan RPKPP berupa Rencana Aksi Kawasan Kumuh dan DED kegiatan tahun pertama.…
Read More

Strategi Wisata Kota Probolinggo

Berita
Berbicara tentang pariwisata, didalamnya tercakup berbagai upaya pemberdayaan, usaha wisata, obyek dan daya tarik wisata serta berbagai kegiatan dan jenis usaha pariwisata. Perkembangan dan pertumbuhan pariwisata perlu diantisipasi agar perkembangannya tetap pada jalurnya dan daya dukungnya. Kedatangan kapal pesiar MS. Volendam di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo hari minggu lalu, yang membawa wisatawan dari Belanda, merupakan angin segar akan potensi pariwisata di Kota Probolinggo.  Tidak hanya MS Volendam yang berlabuh di Kota Probolinggo, rencana MS. Rotterdam dan Kapal lainnya akan datang juga di Kota Probolinggo sepanjang tahun 2016. Menanggapi bidang kepariwisataan, Bappeda Kota Probolinggo sudah melakukan riset strategi pemasaran dan pengelolaan pariwisata daerah Kota Probolinggo. Dan dari data yang terhimpun, ada 3 kategori wisata yang siap dikunjungi oleh wisatawan. Selain wisata alam hutan mangrove, juga ada wisata budaya, yakni Gereja Merah, Gereja…
Read More

PEMBANGUNAN PROBOLINGGO MENUJU SMARTCITY DALAM PELAYANAN PUBLIK

Artikel Perencanaan
Perkembangan teknologi merupakan hal yang mutlak diperlukan guna terwujudnya kota smartcity. Arus informasi yang kian pesat mengharuskan masyarakat untuk sadar dan melek teknologi. Hal ini diwujudkan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia itu sendiri. Jika ditilik dari pendapat seorang pakar IT, Michael S. Sunggiardi mengatakan bahwa saat ini hanya 10 persen orang Indonesia yang melek teknologi khususnya terbatas pada kalangan berpendidikan dan mereka yang tinggal di kota besar saja. Oleh karena itu, seluruh kawasan perkotaan di Indonesia harus terus berupaya untuk mewujudkan smartcity pada kota-kota berkembang seperti kota Probolinggo ini.Terwujudnya Probolinggo dengan SmartCity membutuhkan kerjasama yang terintegrasi khususnya antara pemerintah kota dengan berbagai stakeholder terkait, yakni Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kerjasama ini dapat diawali dengan sharing pendapat guna menggali permasalahan yang terjadi dan menemukan solusi bersama untuk mengatasinya.…
Read More

Rencana Aksi Pengurangan Kekumuhan Kota 2016-2019

Berita
Salah satu permasalahan pembangunan di perkotaan adalah munculnya arus urbanisasi yang semakin deras diakibatkan ketimpangan laju pembangunan di kota dibandingkan di desa. Hal ini ditunjukkan dengan kondisi sosial demografis di kawasan kumuh, seperti kepadatan penduduk yang tinggi, kondisi lingkungan yang tidak layak huni dan tidak memenuhi syarat serta minimnya fasilitas umum dan fasilitas sosial berupa fasilitas pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana sosial budaya. Oleh karena itu, pada pagi ini (13/01), bidang fisik dan sarana prasarana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Probolinggo mengadakan Rapat Pemaparan Kondisi Kawasan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Probolinggo. Rapat yang diadakan di Sabha Bina Praja, dihadiri langsung oleh Walikota Probolinggo. Tujuan diadakannya rapat ini adalah untuk menyusun perancangan aksi yang mengacu pada RP2KP dan RPKPP berupa Rencana Aksi Kawasan Kumuh dan DED kegiatan tahun pertama.…
Read More

MELALUI APLIKASI PINTAR MEWUJUDKAN KOTA PROBOLINGGO MENUJU SMART CITY YANG BERKELANJUTAN

Artikel Perencanaan
Kota Probolinggo yang sehat dari segala bidang merupakan idaman bagi semua warga Kota Probolinggo.  Rasa aman, nyaman, kecepatan pelayanan publik, fasilitas umum yang memadai, dan pertumbuhan ekonomi melalui usaha kecil dari pemberdayaan masyarakat menjadi pencerminan utama menuju smart city. Namun untuk mengawali langkah dengan Konsep Perencanaan  Kota Probolinggo  menuju  Smartcity yang berkelanjutan,  bisa dilakukan  secara bertahap, dengan terlebih dahulu mempersiapkan mental masyarakat Kota Probolinggo untuk bersama menuju smart city yang di cita-citakan melalui perubahan awal dari Smart Goverment melalui Smart Mobility menuju Smart People.Beberapa permasalahan yang ada saat ini, memerlukan pembenahan untuk percepatan menujuSmart City, beberapa hal tersebut adalah:Sistem komunikasi dan informasi dari Pemerintah Kota Probolinggo kepada seluruh masyarakat yang kurang cepat dan lugas,Pemerintah kota kurang cermat dan cepat melihat potensi dan trend saat ini,Kurang maksimalnya program pemerintah kota yang…
Read More

KOTA PROBOLINGGO MENUJU SMART CITY

Artikel Perencanaan
Peningkatan pertumbuhan penduduk yang pesat terutama di kota-kota besar harus dibarengi dengan perencanaan yang tepat. Apalagi, jika kota menjadi sasaran urbanisasi, seperti kota-kota besar yang ada di Indonesia. Melihat kondisi tersebut dapat diatasi dengan konsep penataan kota “ Smart City”. Konsep Smart City merupakan konsep penataan kota dengan peningkatan peran infrastruktur publik serta pembangunan yang bersinergi antar elemen dan tidak ego sektoral. Pembangunan yang ego sektoral merupakan pembanguan yang cenderung tidak memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar. smart culture dan smart transport management” merupakan indikator yang dimiliki dalam Smart City, selain itu indikator yang dijadikan sebagai tolak ukur pencapaian sebuah kota cerdas Smart City adalah; smart living, environment (lingkungan), utility (ultilitas/prasarana), economy (ekonomi), mobility (mobilitas), people (manusia, masyarakat). Keenam konsep kota cerdas ini dapat dikembangkan berdasarkan kriteria dan karakteristik kebutuhan penduduk…
Read More

Hari Ibu Bukan Mother’s Day

Berita
Ratusan anggota Korpri pagi ini (22/12) tampak memenuhi halaman depan Kantor Walikota Probolinggo. Mereka bersiap untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 89, Hari Bela Negara ke 67, Hari Nusantara ke 15 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional. Selain anggota Korpri, tampak pula Bhayangkari, Dharma Wanita, PKK dan Persatuan Istri Tentara (PERSIT) 0820 serta para undangan. Walikota Probolinggo selaku inspektur upacara naik ke podium dan upacara bendera dimulai. Dalam pidato upacara, Walikota Probolinggo menyampaikan bahwa upacara ini digelar untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama kaum lelaki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidup dan masyarakat. Tema yang diusung sejalan dengan RPJMN 2015-2019 adalah Keseteraan Perempuan dan Laki laki dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak. “Perlu dicatat bahwa…
Read More

DENNA, Satu Bahan Multi Produk

Berita
Membahas masalah panganan yang ada di Kota Probolinggo, banyak produk yang telah dihasilkan. Salah satunya adalah panganan produk Denna, UKM yang berada di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Ketika penulis bertamu ke rumah produksi Denna, Aris Purnamaseta, pemilik produk Denna sedang istirahat. “Maaf, saya baru pulang dari banyuwangi. Monggo silahkan masuk” sapa Aris dengan ramah.Aris yang masih memakai kaos putih, masuk kembali ke kamarnya berganti hem berwarna coklat muda. Selanjutnya, pemilik produk Denna menceritakan tentang usaha yang sedang digelutinya. Denna sebenarnya adalah singkatan dari Dendeng Tuna, namun karena sudah familiar di telinga masyarakat, akhirnya Denna menjadi nama perusahaan. “Istriku kan namanya Dina, setiap dia sedang ada pertemuan, selalu dipanggil bu Denna” sambil tertawa kecil. Denna lebih bergerak di pengolahan makanan berbasis perikanan, karena potensi perikanan di Kota Probolinggo cukup…
Read More

Hasil Karya Tulis Smart City, Diumumkan

Berita
Penjurian lomba karya ilmiah dengan mengusung tema Konsep Perencanaan Kota Probolinggo menuju Smartcity yang berkelanjutan telah usai dilaksanakan. Bappeda Kota Probolinggo melalui bidang Data dan Litbang, siang ini (16/12) mengumumkan hasil lomba tentang Smartcity di ruang rapat Bappeda.Kepala Bappeda, Imanto, merasa bangga karena peserta masih dapat meluangkan waktu untuk melakukan kajian sesuai dengan tujuan karya tulis. “Negara maju ditentukan oleh seberapa jauh negara itu menguasai ilmu. Dulu negara yang kaya adalah negara yang mampu menguasai sumber daya alam, namun konsep tersebut mulai sedikit berubah.” Ulas Imanto dalam sambutannya. Penguasaan teknologi dan ilmu, bisa membuat negara tersebut berada diatas, meninggalkan negara – negara lainnya. “Kami berharap, jangan jadikan reward ini sebagai suatu ukuran namun jadikan kajian yang telah dilakukan dan berhasil, bisa berguna untuk kita” tutup Kepala Bappeda. Dan akhirnya, Fajar…
Read More